Dandim Majalengka Imbau Warga Tak Bakar Lahan Dekat Jalur Tol

- 23 September 2022, 19:08 WIB
Anggota TNI Kodim 0617 memberikan pengarahan kepada petani agar dilarang membakar jerami dekat jalur tol
Anggota TNI Kodim 0617 memberikan pengarahan kepada petani agar dilarang membakar jerami dekat jalur tol /

KLIK CIAYUMAJAKUNING- Dandim 0617 Majalengka mengintruksikan kepada Danramil yang wilayahnya memiliki ruas jalur lintasan jalan Tol Cipali (Tol Cikopo-Palimanan), untuk mengimbau kepada warga dan petani agar tidak melakukan pembakaran jerami atau ilalang sembarangan.

Dandim 0617 Majalengka mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk antisipasi agar tidak terjadi peristiwa tabrakan beruntun seperti di Tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

"Kita lakukan imbauan kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar jalan tol, tentang risiko bahaya asap dari pembakaran dapat menghalangi jarak pandang bagi pengemudi kendaraan," jelas Dandim 0617 Majalengka, Letkol Inf Danang Biantoro, Selasa (20/9).

Dalam hal ini, Dandim 0617 Majalengka meminta kepada Koramil 1711 Sumberjaya, Koramil 1712 Jatiwangi dan Koramil 1715 Kertajati untuk melakukan imbauan dan sosialisasi, karena wilayah tersebut merupakan kawasan yang memiliki lintasan jalan Tol Cipali.

Disamping itu, Danramil dan Babinsanya pun diperintahkan untuk senantiasa siaga apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi. Tak hanya itu, dikatakannya dampak dari aktivitas bakar sampah jerami sembarangan juga bisa berpotensi terjadinya ancaman kebakaran yang diakibatkan bara api yang menjalar.

Terlebih, kata dia, suhu di Kabupaten Majalengka saat ini cukup panas sehingga menyebabkan rumput dan dedaunan menjadi kering dan mudah terbakar. "Kami mengingatkan warga agar selalu menjaga lingkungan sekitar agar tidak membakar sampah habis panen," imbaunya.

Selain itu, Dandim juga memerintahkan untuk menggelar patroli dan mengimbau warga pemilik lahan pertanian di tepi jalan tol, agar tidak melakukan pembakaran lahan dan sekaligus selalu mewaspadai adanya oknum yang tidak bertanggungjawab yang sengaja membakar sampah jerami tersebut.

Penyampaian imbauan itu guna mencegah dan meminimalisir terjadinya laka lantas akibat kabut asap, sehingga mengganggu jarak pandang dan hal tersebut juga bisa menimbulkan kebakaran lahan di wilayah sekitar.

"Ini kami lakukan untuk mencegah terulangnya insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur tol wilayah Brebes, pada Minggu 18 September 2022," jelasnya.

Dengan demikian, Dandim berharap, masyarakat dapat memahaminya dan tidak lagi melakukan kebiasaan pembakaran sampah jerami di lahan yang berada di tepi atau kawasan dekat lintasan jalan tol.

Halaman:

Editor: M. Kemal


Tags

Terkini

x